Pages

Powered by Blogger.

Wednesday, November 20, 2013


Assalamualaikum wr.wb
          Pada kesempatan kali ini yang bertepatan pada hari pahlawan, saya akan memberikan sedikit info tentang pahlawan di tengah era globalisasi. Walaupun pengorbananya tidak sebanding dengan pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan indonesia.
          Beliau bernama Bp.Suroni,S.P., bertempat tinggal di desa Purwodadi kec. Belitang mulya dan dilahirkan di Sumberjaya, 11 Agustus 1963. Riwayat pendidikan, beliau  pernah belajar di SD Cahya Bumi,SMP GANESYA Srimulyo,SPMA Tulung agung, dan mengakhiri pendidikannya S1 di Syakyakirti,palembang. Sekarang beliau menjabat sebagai kepala UPTD pertanian kec. Belitang mulya. Beliau mempunyai seorang istri dan dua orang putri. Beliau juga pernah beberapa kali mendapatkan penghargaan dari pemerintah OKU TIMUR maupun  pemerintah Sumatera Selatan, contohnya berupa penghargaan sebagai kepala UPTD terbaik dan masih banyak lagi.
          Beliau mengabdi dalam masyarakat dengan menyumbangkan ilmu yang diperolehnya dari bangku pendidikan. Beliau juga mengajarkan bagaimana cara agar para petani dapat menghasilkan tanaman pangan yang berkualitas dan bermutu tinggi untuk masyarakat indonesia.
          Beliau dengan sabar membimbing dan menyuluh kegiatan petani langsung dari lahan ataupun sawah yang di kelola oleh petani. Tidak jarang pula beliau menjawab pertanyaan dari petani seputar pertanian.
           Biasanya Beliau bekerja dengan di bantu oleh beberapa staf pertanian dalam mengatasi masalah yang dialami oleh petani jika mereka mengalami gagal panen ataupun serangan hama pada tanaman mereka. Beliau sangat sabar dalam menjawab ataupun mengatasi keluhan dari petani.
          Itulah pengabdian beliau kepada masyarakat, dan beliau memberikan  petani-petani yang unggul dan tanaman pangan yang berkualitas tinggi untuk negara kita tercinta Indonesia. Semoga perjuangan beliau bisa dilanjutkan oleh generasi-generasi penerus bangsa ini dan bisa menjadi lebih baik lagi.
          Hanya itu yang dapat saya liput dan informasikan kepada teman-teman semua, semoga menjadi motivasi bagi semuanya.Semoga anda meninggalkan komentar anda agar saya mendapat nilai.Saya akhiri wassalamualaikum wr.wb.
          Berikut adalah foto penghargaan beliau yang sempat saya ambil.







Wednesday, October 30, 2013

POSTINGAN 3


BULAN BAHASA VERSI SMA NEGERI 1 BELITANG


            Pada tanggal 25-28 oktober 2013, SMA NEGERI 1 BELITANG merayakan bulan bahasa dengan di adakannya lomba-lomba yang di rancang oleh pihak osis dan di bantu oleh guru, juga meriahkan oleh seluruh siswa SMA NEGERI 1 BELITANG. Adapun lomba yang dipertandingkan antara lain sebagai berikut :
1.     Lomba MC resmi
2.     Lomba tutur cerita rakyat
3.     Lomba Pidato menirukan tokoh
4.     Lomba Cipta Baca puisi
5.     Lomba Ranking 1 dan
6.     Lomba lawak
Lomba-lomba tersebut dimulai pada hari jumat tanggal 25 oktober, bertempat di ruang kelas setelah pulang sekolah. Semua kelas berpartisipasi dalam lomba yang diadakan oleh pihak osis. Babak penyisihan dilakukan pada hari itu juga. Berikut adalah daftar kelas-kelas yang masuk babak penyisihan atau finalis dalam lomba diatas :
A. Finalis pada lomba MC resmi berpasangan :
1.     XII IPA 1
2.     X IPS 1
3.     XII IPA 3
4.     XII IPS 2
5.     XII IPA 2
B. finalis pada lomba tutur cerita rakyat :
1.     XII IPA 5
2.     XI IPA 2
3.     XII IPA 3
4.     XII IPA 4
C. Finalis pada lomba pidato menirukan tokoh :
1.     X IPA 4
2.     X IPA 2
3.     X IPA 4
D. Finalis pada lomba Cipta Baca puisi :
1.     XII IPA 4
2.     XII IPA 3
3.     XI IPA 4
4.     XII IPS 4
5.     XI IPA 6
E. Finalis pada lomba Ranking 1 :
1.     X IPA 6
2.     X IPA 3
3.     XI IPA 4
F. Finalis pada lomba lawak :
1.     XII IPA 3
2.     XI IPA 4
3.     XII IPA 2
4.     XII IPS 4
5.     XII IPA 5

Final lomba bulan bahasa dilaksanakan pada hari senin tanggal 28 oktober yang bertepatan dengan hari SUMPAH PEMUDA. Setelah upacara peringatan sumpah pemuda, seluruh siswa SMA NEGERI 1 BELITANG berkumpul di aula. Final lomba bulan bahasa di buka dengan tari Jaran Kepang di bawah bimbingan Bapak Sucipto. Setelah acara pembukaan selesai, dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala SMA NEGERI 1 BELITANG dan pihak yang turut membantu dalam acara tersebut.
Acara final lomba bulan bahasa dimulai pada sekitar jam 10.00 WIB. Acara berlangsung dengan meriah. Tepuk tangan dan sorak sorai para penonton tidak henti-hentinya bergemuruh dari saat acara di mulai. Pada jam 13.15 acara di hentikan untuk beristirahat sejenak dan dilanjutkan lagi pada jam 13.45 WIB. Acara ini berakhir pada jam 15.00 WIB. Pemenang lomba akan di umumkan pada minggu depan. Semoga acara ini dapat membangkitkan rasa cinta dan nasionalisme pemuda dan pemudi bangsa serta semakin mencintai bahasa Indonesia.
Semoga kegiatan ini dapat terus di lanjutkan pada tahun berikutnya. Sekian artikel tentang kegiatan bulan bahasa di SMA NEGERI 1 BELITANG. Saya mohon maaf jika ada salah penulisan dalam artikel ini. Semoga bermanfaat untuk teman-teman sekalian.
Di Bawah ini merupakan foto-foto kegiatan bulan bahasa di SMA NEGERI 1 BELITANG. 
                         Foto kegiatan bulan bahasa :









 





























 















 














 














 

Monday, October 7, 2013

Teknologi Informasi Komunikasi


Teknologi Informasi Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi, TIK (bahasa Inggris: Information and Communication Technologies; ICT) adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.

Sejarah
Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957. Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan cikal bakal TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi 'otak' perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti 'otot' manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) 'otak' manusia.

Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia
Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi + informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan. Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi, kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library, dan sebagainya. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi unggulan seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi